Ku arungi arus jeram begitu terjal
Laksana hati begitu bergelombang
Dengan segala debu menimpa tanah
Ingin ku buka kunci dengan sejuta makna
Tertutupi dengan irisan angin serak itu
Tak khayal ku lewati
Dengan berjuta bintang cerah
Selalu dan selalu ku rangkai
Makna kata tanpa arti diri
Hati tedalam yang teluka
Ku harap tak hanya lembaran
Tetapi semua wujud menghilang
Ku harap
Dengan selangit harapan
Tuk gapai bintang terindah
Di tempat terindah nun jauh di sana
Palembang, November 15 th , 2007
(masih jaman SMP :D)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar